Berita


Mahasiswa FEB UNISS Menjadi Nara Sumber Program Kewirausahaan di Kab Kendal

Rabu, 16 September 2020

“Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kendal melaksanakan program pelatihan pengembangan kewirausahaan kepada 20 orang masyarakat yang terpilih di Kabupaten Kendal”

Dalam rangka mewujudkan Masyarakat yang mandiri dan produktif Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal telah melakukan berbagai macam strategi dan inovasi, salah satunya melalui upaya pemberdayaan masyarakat di bidang kewirausahaan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk memampukan dan memandirikan masyarakat melalui berbagai upaya, antara lain Enabling, yaitu menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang, Empowering yaitu meningkatkan kapasitas dengan memperkuat potensi yang dimiliki oleh masyarakat, dan yang ketiga adalah Protecting, yaitu melindungi kepentingan dengan mengembangkan sistem perlindungan bagi masyarakat yang menjadi subyek pengembangan.

Pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk melakukan perbaikan di berbagai bidang, antara lain perbaikan kelembagaan, usaha, pendapatan, lingkungan, kehidupan dan masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan Disnaker Kabupaten Kendal adalah dengan memberikan program pelatihan pengembangan kewirausahaan kepada 20 orang masyarakat yang terpilih dari 90 orang yang mendaftar menjadi peserta Pelatihan di Disnaker Kabupaten Kendal. Pelatihan ini diadakan selama lima hari mulai tanggal 10 – 16 September 2020. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Aula Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal dan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kendal Drs. M. Sukron Samsul Hadi, M.Si serta dihadiri Ketua Forum Lembaga Produktivitas Daerah Kabupaten Kendal Ahmad Syaifudin, M.Si serta pejabat di Lingkungan Disnaker Kabupaten Kendal.

Pada sambutannya, Kepala Disnaker Kabaupaten Kendal mengapresiasi kegiatan pelatihan kewirausahaan ini. Ia berharap pelatihan ini dapat membawa perubahan bagi peserta dan dapat menularkan ilmu dan ketrampilannya kepada masyarakat sekitar dan mampu mengambil peluang dari program kewirausahaan ini. “Saya harapkan dimasa pandemi covid-19 ini peserta bisa merubah pola pikirnya untuk menjadi pengusaha yang sukses agar dapat menopang ekonomi keluarga dan bermanfaat bagi masyarakat”, ujar Sukron Samsul Hadi.

Dari 20 peserta pelatihan, seluruhnya mengikuti acara dengan penuh semangat dan tidak ada satupun yang ijin selama kegiatan.

Salah satu peserta, Muhammad Syai’in menyampaikan bahwa dia sangat tertarik dengan materi pelatihan, yang runtun dan tidak membosankan. “Saya sudah mengikuti pelatihan beberapa kali, tapi pelatihan kewirausahaan inilah yang paling menyentuh, sangat runtut, serta sangat bisa diaplikasikan dalam membangun bisnis ke depan. Terima kasih banyak kepada Nara sumber yang sangat mengisnpirasi kami semua” ujar Syai’in.

Lilik Gianto salah satu mahasiswa Fakultas Ekonomika dan bisnis Uniss Kendal yang menjadi salah satu pemateri dipelatihan kewirausahaan tersebut. Bang Alie nama sapaan Lilik Gianto dalam materinya memberikan pemaparan tentang bagaimana cara memulai usaha dari nol sampai menjadi sukses (FROM ZERO TO HERO) materi tentang permodalan yg sering dikeluhkan para sebagian wirausaha atau orang yang akan membuka usaha/bisnis (FUNDING STRATEGI) dan memberikan materi MEMBANGUN GOOD TO GREAT.

Sangat luar biasa sekali antusias peserta pelatihan mendengarkan pemaparan bang Alie karena beliau adalah pelaku wirausaha atau owner Alie Group Kendal. Selamat berkarya para peserta semoga pelatihan ini bermanfaat, salam SUKSES.

Sumber: Redaksi FEB UNISS

Indeks Berita