Berita


Mahasiswa UNISS Sukses Mengembangkan Bisnis Rumah Singkong

Minggu, 01 November 2020

Kendal – Mahasiswa Jurusan Manajemen Pemasaran sukses mengembangkan bisnis Omah Singkong dan mampu membuat bisnisnya menjadi bermanfaat sekaligus membiayai kuliah hingga lulus sarjana S1, Minggu (1/11/2020).

Liya Sintiani Mahasiswa asal UNISS Kendal telah memulai bisnisnya sejak tahun 2016 dengan bisnis awal adalah makanan ringan hasil olahan singkong yaitu tela-tela, seiring berjalannya waktu pada tahun 2017 bulan mei dirinya membranding usaha dengan nama Omah Singkong.

Lebih lanjut Liya menyebut jika modal awal untuk pengembangan bisnis didapat dari sahabatnya yang mendukung kegiatan usahanya, modal yang diterima langsung digunakan untuk membuat gazebo agar memberikan nuansa alami pada Omah Singkong.

“Modal saya justru dapat pinjaman dari sahabat saya dan itu langsung saya kembangkan untuk membuat gazebo, kemudian saya coba design rumah dengan nuansa bambu dengan tujuan agar menampilkan kesan adem dan alami,” ujar Liya Sintiani.

Omah Singkong berada di Desa Pesawahan Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal, kebutuhan singkong setidaknya dalam sehari rata-rata menghabiskan 7 kilogram atau pada hari libur mampu mencapai 10 – 11 kilogram.

Adapun untuk menu yang disuguhkan di Omah Singkong saat ini telah berkembang menjadi beberapa menu, Liya menyebut untuk produk unggulan adalah Singkong Crips. Sedangkan menu lain diantaranya Tela – tela, Singkong Keju, Pisang Crips, Burger Bernardi, Solit dan Hot Sosis, seluruh menu yang ada memiliki harga yang terjangkau dengan rata – rata dibandrol harga Rp. 5.000,-.

Disisi lain Liya mengaku jika Omah Singkong yang telah dibangun, selain menjadi bisnis utamanya juga menjadi wadah pembelajaran bisnis terutama bagi warga sekitar. Hal ini lantaran dirinya turut mengikuti program Pemerintah Desmigratif (Desa Migran Produktif) dengan inti kegiatan mengajak ibu-ibu Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk belajar berbisnis hingga membuat jajanan.

“Setelah lulus kuliah saya tetap fokus bisnis termasuk juga mengikuti program pemerintah yang dinaungi oleh Dinas Tenaga Kerja tentang Desmigratif, jadi Omah Singkong ini tidak hanya untuk mendapatkan untung namun sebagai tempat diskusi pembelajaran,” terang Liya Sintiani. (Diskominfo/Ak).

Sumber: https://kendalkab.go.id/berita/

Indeks Berita